Tuesday, December 26, 2017

DUNIA TEATER YANG SEPI


  “Dunia Teater Yang Sepi”. Apa yang anda pikirkan dari kalimat tersebut? Ya, anda boleh menerangkan, berpendapat dan menjelaskan dari sudut anda masing-masing. Dari segi apa, sudut mana, itu pendapat anda. Pada saat ini teater terlihat begitu “Sepi” dan enggan orang menyinggahi untuk bergelut pada Dunia Teater. Bila kita lihat di lingkungan sekolah-sekolah, mungkin tidak banyak siswa-siswi yang mau bersinggah pada dunia itu. Hanya beberapa sekolah yang mungkin mendukung dan menggeliat dalam dunia teater tersebut. Mengapa? karena anak-anak sekarang telah mengikuti perkembangan zaman. Dimulai dengan hadirnya gadget serta tren-tren masa kini yaitu, K-POP. Mungkin sebagian dari mereka enggan menyinggahi dunia peran, karena tidak masuk dalam kategori “Tren Masa Kini” dan tidak populer dizaman dengan istilah “Kids Zaman Now’.

  Menurut Ratna Riantiarno yang juga penggagas Teater Koma mengatakan bahwa melalui teater kita bisa belajar mengenali karakter. Rasa percaya diri pun akan semakin tumbuh jika menggeluti teater dengan serius. “Teater itu kalau sudah di atas panggung bisa jadi orang lain. Dengan berdialog, tidak cuma menghafal", ujar Ratna.

   Dari kutipan di atas dapat kita tangkap, bahwa teater merupakan ruang lingkup yang dapat mengasah bakat yang ada pada diri kita. Yang dulu kita tidak memiliki nyali untuk tampil di depan khalayak ramai karena kita selalu gugup alias Nervouse, tapi dengan belajar di Dunia Teater (peran) inilah kita dapat mengolah itu semua. Memang untuk melatih mental, kecakapan bicara, serta mengembangkan apa yang ada didiri kita membutuhkan sebuah proses. Tidak ada yang namanya “Seperti Membalikan Telapak Tangan”, karena untuk mencapai sesuatu yang gemilang membutuhkan usaha yaitu melalui proses latihan.

Mengapa Dunia Teater itu Sepi?


  Kembali pertanyaan ini kita pikirkan. Dari sudut pandang penulis, “Mengapa Dunia Teater itu Sepi?, mungkin karena proses dari teater begitu berat dan begitu lama hingga menjadi sebuah kejenuhan bagi setiap orang yang bersinggah di dunia teater. Bagi penulis dari kutipan yang telah dipaparkan di atas tadi sudah menerangkan segelintir proses untuk membentuk sebuah karakter dan kepercayaan diri kita. Dari sisi lain, di zaman era post modern ini, orang-orang tidak lagi dipersulit untuk melihat dan menonton sebuah pertunjukan secara langsung. Mungkin kembali dengan kehadiran gadget dalam dunia maya, orang-orang langsung biasa menikmati dari sebalik layar kaca kecil berkotak canggih. Tapi, zaman yang canggih saat ini tidak bisa kita salahkan, karena telah menjadi kebutuhan kita sehari-hari.

  Hang Kafrawi yang merupakan tokoh teaterawan di Riau yang sudah lama bergelut di dunia teater pernah berkata, “Dunia seni teater ini seperti “hantu”. Hanya orang-orang yang bermental kuat dan punya nyali yang besar berada di dunia itu. Pada saat ini, mungkin beberapa anak-anak sekarang yang mau menyinggahinya. Teater harus kembali di tengah masyarakat pada dunia modern, yang dulu teater hanya banyak tampil di masyarakat kampung. Karena teater adalah realitas masyarakat dan dijadikan sebuah pertunjukan di media panggung.”

   Mungkin ini menjadi sebuah tantangan dan tugas kita yang bergelut lama pada dunia teater untuk menciptakan sebuah dunia yang ramai dan tidak lagi sepi khususnya diteater. Bagaimana kita membawa dunia teater yang sepi ini kembali hiruk pikuk di kalangan orang-orang sehingga tidak enggan lagi menyinggahinya. Mari kita semarakan dan tunjukkan ke masyarakat bahwa teater merupakan sebuah pertunjukkan merakyat. Karena teater seni yang mempertontonkan dan mengisahkan apa yang terjadi di dalam kehidupan kita. Kembali pada hati kita mau dibawa kemana Dunia Teater ini. Bagi penulis Dunia Teater ini merupakan tempat untuk mencurahkan seluruh perasaan, kegelisahan, dan curahan hati yang tidak luput dari keadaan masyarakat yang terjadi pada saat itu.

No comments:

Post a Comment

SENJA YANG RENTA

SENJA YANG RENTA Senja telah menyapa. Suasana kota yang begitu besar masih tetap saja riuh. Aku yang sedang duduk di taman penuh...