Wanita bayang mendekat
Merayap pada dinding semu
Menyamar indah tak diketahui
Ia telah menggoda ku
Terbuai dalam rona wajah
Terlamun pada hati lembut
Bagai kapas akrab bersama angin
Merayap pada dinding semu
Menyamar indah tak diketahui
Ia telah menggoda ku
Terbuai dalam rona wajah
Terlamun pada hati lembut
Bagai kapas akrab bersama angin
Bayang
Bayang
Bayang
Menggeliat disekujur tubuh ini
Telah bernafsu hati
Ingin menjamah si bayang
Aduhai, itu bukan si bayang bayang
Tersebab mata buta
Ialah fatamorgana
Yang berpadu kasih dengan imajinasi
Melekat-lekat di tubuh mungil
Bayang
Bayang
Menggeliat disekujur tubuh ini
Telah bernafsu hati
Ingin menjamah si bayang
Aduhai, itu bukan si bayang bayang
Tersebab mata buta
Ialah fatamorgana
Yang berpadu kasih dengan imajinasi
Melekat-lekat di tubuh mungil
Oh mata kau kau kau
Si bayang bayang
Menuntun diri dalam buaian kasih sayang
Aku terhenyak; tak berpapah
Segelintir mata berpandang padah
Si mungil hilang bayang
Tersebab pandang-pandang sebelah mata
Si bayang bayang
Menuntun diri dalam buaian kasih sayang
Aku terhenyak; tak berpapah
Segelintir mata berpandang padah
Si mungil hilang bayang
Tersebab pandang-pandang sebelah mata
Puah!!! Kacaulah ia....
No comments:
Post a Comment